Wakil Bupati Serang: Jika Terbukti Proyek Dinas PUPR Gagal Konstruksi, Bongkar

oleh -357 Dilihat
oleh
img 20260104 wa0004

SERANG,Revolusinews.com – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menanggapi terkait mencuatnya proyek rekonstruksi jalan Dinas PUPR Kabupaten Serang yang diduga gagal konstruksi oleh para aktivis hingga akan melakulan aksi ke Bupati Serang dan Kejati Banten, Minggu (04/01/2026).

Pasalnya, pembangunan proyek rekonstruksi jalan dan TPT di Kp Pabrik Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal yang menghabiskan anggaran sebesar ratusan juta mengalami abrasi dan harus dikerjakan ulang meski sudah dilakukan oleh tim PHO.

Saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Wakil Bupati Serang mengatakan, bahwa pihaknya masih menunggu informasi hasil kroscek pihak PUPR dan Inspektorat, jika ditemukan gagal konstruksi akan meminta pelaksana kegiatan untuk mebangun kembali.

“Sesuai SOP, kalau setelah dicek oleh pihak PUPR dan inspektorat dan dinyatakan gagal konstruksi, maka pihak pelaksana diminta bongkar dan bangun kembali,” tegas Najib.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Kabupaten Serang, Sihabudin saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa curah hujan yang sangat tinggi membuat tanah bawah tergerus oleh air dan mengakibatkan penurunan tanah di bawah beton jalan, disamping itu Pekerjaan masih Tanggung Jawab Penyedia/Kontraktor.

“Besok kontraktor kami panggil untuk melakukan perbaikan. Nuhun informasinya Kang,” ucap Sihabudin.

Terpisah, Sukra bersama para aktivis pegiat sosial Serang Selatan menegaskan meskipun dinas sudah mengambil langkah prespektif terkait permasalahan jalan tersebut, namun tidak menyurutkan niatnya untuk tetap menggelar aksi sebagai bentuk protes dengan ketidakpuasan kinerja Dinas PUPR Kabupaten Serang.

“Meskipun sudah ditangani oleh Dinas PUPR terkait jalan tersebut, niat kami tidak akan pernah surut untuk menggaungkan aspirasi tentang kinerja oknum kontraktor dan oknum konsultan, serta oknum pejabat yang diduga mementingkan kepentingan pribadi dalam sebuah proyek, sehingga menghasilkan kualitas yang buruk, serta merugikan uang rakyat,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.