SUKABUMI. Revolusinews.com – Warga Kampung Kamandoran, RW 10, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi mengeluhkan kondisi air kali yang mendadak berubah keruh dan mengeluarkan bau menyengat.
Kondisi tersebut diduga akibat adanya pembuangan limbah ke aliran kali.
Warga menyebut perubahan kondisi air terjadi secara tiba-tiba. Padahal, selama ini aliran kali masih dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, termasuk mencuci dan mandi.
“Dadakan keruh, mendadak berbau. Ini sepertinya ada limbah yang dibuang ke kali diduga mengalir dari arah kali Sekarwangi,” ujar salah seorang warga Kampung Kamandoran saat itu berada di lokasi. Jumat, (11/9/2026) Sore
Menurut warga, kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Terlebih, masyarakat sekitar masih menggunakan air kali untuk mencuci dan mandi saat musim kemarau, sehingga muncul kekhawatiran terhadap dampak yang dapat ditimbulkan apabila air tersebut tercemar.
Warga berharap pihak terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengambil sampel air guna memastikan penyebab perubahan warna serta bau tersebut.
Masyarakat juga meminta apabila terbukti terdapat aktivitas pembuangan limbah, pihak berwenang dapat menelusuri sumbernya dan mengambil langkah sesuai ketentuan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Warga menegaskan, persoalan ini bukan sekadar mengenai perubahan warna air, tetapi menyangkut kebutuhan masyarakat yang selama ini bergantung pada aliran kali saat kemarau.
Karena itu, warga meminta adanya pemeriksaan secara transparan untuk memastikan apakah air kali benar-benar tercemar limbah dan dari mana sumber pencemarannya, ” pungkasnya
Warga Kampung Kamandoran Keluhkan Air Kali Mendadak Keruh dan Berbau, Diduga Tercemar Limbah






