TANGERANG,Revolusinews.com – Persoalan jalan rusak kembali menjadi sorotan. Kali ini, warga Kampung Cipari, Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan kondisi jalan yang disebut telah berlangsung selama kurang lebih 20 tahun tanpa perbaikan yang mereka rasakan secara nyata.
Kondisi jalan yang dipenuhi bebatuan tajam dan permukaan tidak rata membuat warga resah. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Keluhan warga bukan tanpa alasan. Seorang warga bahkan disebut pernah mengalami luka setelah kakinya tertusuk batu lancip hingga mengeluarkan darah.
Tak hanya pengguna jalan yang merasa khawatir. Warga yang rumahnya berada di sepanjang jalan tersebut juga mengaku waswas terhadap batu yang dapat terlontar ketika kendaraan melintas. Mereka khawatir pentalan batu mengenai kaca atau bagian rumah.
Ironisnya, menurut warga, kondisi tersebut bukan baru terjadi beberapa bulan terakhir. Selama bertahun-tahun, warga mengaku sudah sering melihat adanya pihak pemerintah yang datang untuk melakukan pengecekan dan pengukuran.
Namun pertanyaannya: kapan jalan tersebut benar-benar diperbaiki.
Warga berharap kedatangan petugas untuk mengecek dan mengukur jalan tidak sekadar menjadi rutinitas tanpa tindak lanjut.
“Kami berharap setelah dicek dan diukur ada tindak lanjutnya. Jangan hanya datang melihat kondisi jalan, tetapi setelah itu tidak ada perbaikan,” keluh warga.

Menanggapi kondisi tersebut, awak media kemudian menyampaikan keluhan warga kepada Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melalui pesan WhatsApp pada Jumat (4/9/2026) siang.
Respons orang nomor dua di Kabupaten Tangerang itu cukup mendapat perhatian. Wakil Bupati meminta titik lokasi jalan agar dapat diteruskan kepada dinas terkait.
“Titik lokasi dimana kang, biar kami usulkan, biar saya info dinas terkait,” ujar Nurul Hikmah, Minggu (6/9/2026).
Respons tersebut sontak membuat warga berharap. Setelah bertahun-tahun menunggu, masyarakat kini berharap perhatian dari pemerintah daerah benar-benar berujung pada realisasi perbaikan, bukan kembali sebatas survei, pengukuran, dan pendataan.
Warga pun berharap Wakil Bupati Tangerang dapat mengawal usulan tersebut hingga ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
Sebab bagi warga Kampung Cipari, persoalannya sederhana mereka tidak lagi membutuhkan sekadar jalan diukur—mereka membutuhkan jalan yang diperbaiki.
Kini perhatian masyarakat tertuju pada Pemerintah Kabupaten Tangerang dan dinas terkait. Akankah keluhan warga Kampung Cipari setelah puluhan tahun akhirnya mendapat jawaban dalam bentuk perbaikan nyata.
Reporter: Wahyu Ceko






