BIAK NUMFOR, Revolusinews.com – Solidaritas akar rumput Pemuda Adat Byak bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Biak dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Biak menggelar aksi demonstrasi damai dengan tema “Hormati Kedaulatan Rakyat”, Senin (08/09/2025).
Massa aksi memulai perjalanan dari titik kumpul di Taman Yafdas dengan berjalan kaki menuju Kantor DPRK Biak Numfor. Setibanya di kantor DPRK, mereka disambut langsung oleh Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen, didampingi para wakil ketua, anggota DPRK, serta Sekretaris Dewan.
Aksi tersebut turut dikawal oleh jajaran Polres Biak Numfor dan Satpol PP Kabupaten Biak Numfor. Selama kurang lebih tiga jam, massa aksi menyampaikan orasi di depan Kantor DPRK Biak Numfor sebelum akhirnya membacakan serta menyerahkan pernyataan sikap kepada Ketua DPRK.
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan, solidaritas pemuda adat Byak, GMKI Biak, dan GMNI Biak menegaskan sebelas poin tuntutan. Beberapa di antaranya mendesak DPRK dan Pemda Biak Numfor segera membahas masa depan anak-anak asli Biak lulusan sarjana, SMA, maupun putus sekolah agar mendapatkan hak yang layak, serta merancang regulasi untuk melindungi hak-hak dasar masyarakat adat Byak.
Selain itu, mereka juga meminta DPRK memanggil sejumlah kepala dinas di lingkup Pemkab Biak Numfor untuk mengevaluasi kinerja, mengaudit pengadaan barang dan jasa tahun 2019–2025, hingga menyoroti persoalan honor aparat kampung dan Bamuskam di 257 kampung yang belum terbayarkan.
Massa juga mendesak agar DPRK dan Pemda Biak Numfor segera memberikan kejelasan terkait nasib CPNS dan PPPK 2024, meninjau ulang Peraturan Bupati tentang pemilihan kepala kampung, serta menata kembali pasar dan terminal agar menjadi pusat sentral perekonomian masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen mengatakan, bahwa lembaganya siap menindaklanjuti setiap poin tuntutan yang disampaikan.
“Kami menghargai aspirasi yang disampaikan oleh pemuda dan mahasiswa hari ini. Semua masukan akan kami bawa ke rapat bersama pemerintah daerah. DPRK akan mengawal agar hak-hak masyarakat adat, pendidikan, hingga persoalan ekonomi mendapat perhatian serius,” ujar Rumanasen.
Pernyataan sikap tersebut juga ditandatangani oleh Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen dan Sekretaris DPRK Drs. Judi Wanma, S.M.Si, serta penanggung jawab aksi masing-masing organisasi yakni Pemuda Adat Byak, GMNI Cabang Biak, dan GMKI Cabang Biak.











