Deny Sebut Jalan Hotmix di Indramayu Berkualitas Sesuai Aturan Juklak

oleh -807 Dilihat
oleh
img 20231221 112005 11zon

INDRAMAYU, Revolusinews.com – Direktur salah satu penyedia jasa, Deny mengatakan pelaksanaan pembangunan jalan hotmix di Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat yang dikerjakan saat ini bersumber dari dana APBD perubahan Pemerintah Kabupaten Indramayu diantaranya paket ruas Jalan Golf, Jalan Olahraga, Jalan Letjend Sutejo, dan Jalan Jend Suprapto anggaran tahun 2023 dilaksanakan sesuai aturan petunjuk pelaksanaan (Juklak).

“Kami selalu menjaga mutu dan kualitas melalui uji laborotorium sebelum pekerjaan lapangan dimulai,” kata Deny yang akrab disapa Bang Den di ruang kerjanya pada Kamis (21/12/2023).

Deny menjelaskan bahwa pekerjaan jalan hotmix di Indramayu untuk saat ini dalam pelaksanaan penyiapan badan jalan dan ada 4 paket ruas jalan. Jalan Sutejo dan Jalan Golf yang sudah di aspal sumber dana dari proyek APBD-P Kabupaten Indramayu. Sementara paket ruas Jalan Juntikebon-Segeran pada tahap penyiapan. Begitu pula, beberapa paket jalan dalam taraf persiapan yang rencanamya semua paket-paket pemeliharaan jalan akan selesai tepat waktu.

“Untuk proyek paket jalan di Kabupaten Indramayu tahun 2023 pelaksanaannya sedikit terlambat karena kekurangan petugas tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan jalan. Namun kami tetap siap membantu pemerintah daerah untuk menyelesaikan proyek-proyek dimaksud,” ungkapnya.

Ketika ditanya tentang mutu dan kualitas dari jalan hotmix di Kabupaten Indramayu, Deny menjelaskan, bahwa proses sebuah pekerjaan jalan yang dikerjakan olehnya, tetap dan selalu berpatokan pada standar dan petunjuk pelaksanaan (juklak) yang ditentukan oleh pemilik proyek dalam hal ini Pemerintah Daerah melalui Dinas teknis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indramayu sesuai dengan perencanaan.

“Jadi pekerjaan yang dikerjakan tidak asal-asalan sesuai keinginan sendiri mulai dari  pelaksanaan penyiapan badan jalan maupun sebelum dilaksanakan,” bebernya.

Lanjut dijelaskannya, pekerjaan aspal terlebih dahulu dilakukan uji laboratorium untuk komposisi material yang dipakai untuk contoh proses uji laborotorium yang dimaksudkan adalah kalau ketentuan di kontrak itu di wajibkan seperti ABCD maka pihaknya ikut sertai prosedur standar maka terganti campuran yang diminta dari pemilik proyek itu.

“Jadi nanti campuran itu dibuat di laborotorium, kemudian laboratorium kembalikan kepada kami sebagai kontraktor dan kami kembalikan lagi untuk diperiksa. Setelah itu, kami buat pelayanan Miskrum uji coba, sebenarnya dari Laboratorium itu produk sudah uji dulu, hasil yang terbaik campuran jenis ini atau komposisi ini yang terbaik yang akan di keluarkan dari laborotorium baru kami pakai untuk uji coba di lapangan bersama-sama pemilik proyek, konsultan dan kami pelaksana proyek,” terangnya.

Setelah dibuat campuran dimaksud pihaknya memberikan kepada mereka menunggu kepastian kalau cocok baru dilaksanakan. Itu yang di maksud aspal sebenarnya dan itulah prosesnya, bukan asal tancap saja mana bisa begitu aturan sudah jelas sehingga urutannya harus sesuaikan sehingga dikerja tidak asal-asalan.

“Sebelum pelaksanaan pekerjaan di lapangan maka awal sampelnya harus kita kirim dulu ke laborotorium maupun sesudah pekerjaan yang di sebut Kor nya di kirim ke dinas, kemarin kami buat JMT itu saja periksa sampel awal untuk semua paket jalan yang nanti kami kerjakan itu, Ini penting untuk membantu kami dalam melaksanakan pekerjaan hotmix mutu dan kualitas kami selalu terukur dan memenuhi standar,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.