INDRAMAYU, Revolusinews.com – Masyarakat Desa Mundu dan Desa Segeran mengeluhkan adanya proyek pasangan pipa air milik PDAM Tirta Darma Ayu yang berlokasi di Jalan Utama Desa Mundu menuju Desa Segeran Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Minggu (14/4/2024).
Proyek pasangan pipa PDAM Tirta Darma Ayu patut diduga mengabaikan Kenyamanan Keindahan dan Kebersihan (K3) serta lepas tanggung jawab untuk meratakan kembali galian tanah dari bekas pemasangan pipa tersebut.

Jika pelaku pelaksana proyek dilapangan lepas tanggung jawab dan abaikan K3 maka akan berdampak buruk pada masyarakat dan lingkungan.
Akibat adanya proyek pasangan pipa PDAM Tirta Darma Ayu saluran air ( Drainase ) banyak yang rusak akibat adanya galian tersebut seperti yang ada di desa Mundu menuju desa Segeran, dapat dilihat banyak yang rusak parah bahkan tertutup tanah dan ada bekas galian pipa amblas.

Sebut saja Miftah, warga Desa Segeran mengeluhkan dan menyayangkan terkait adanya proyek galian saluran air milik PDAM Tirta Darma Ayu tersebut yang diduga tidak memperhatikan K3.
“ Kami warga Desa Segeran dan masyarakat petani disini sangat geram sekali mas, soalnya proyek galian saluran air milik PDAM Tirta Darma Ayu seperti mengabaikan Kenyamanan Keindahan dan Kebersihan (K3) bahkan seperti lepas tanggung jawab untuk meratakan kembali galian tanah dari bekas pemasangan pipa.

Saluran air banyak yang rusak akibat adanya galian tersebut dan juga ada bekas galian pipa yang tanahnya amblas.
Terus terang kami menyayangkan adanya pihak perusahaan yang mengerjakan pemasangan pipa saluran air ini, sepertinya mereka hanya memikirkan kepentingannya sendiri, tanpa memikirkan akibat setelahnya bagi warga,” ujar Miftah yang akrab disapa kang Itak menyampaikan kepada RNews pada Minggu (14/4/2024).
Jadi kami minta kepada pihak terkait agar segera melakukan perbaikan secepatnya seperti sedia kala, karena hal ini sangat mengganggu kami yang berkehidupan disini apalagi saat ini sering datang hujan yang tentunya hal ini dapat membuat terganggunya aktivitas warga dan juga kami khawatir akan terjadi banjir,” pungkasnya
Sementara pihak terkait seperti Pelaksana maupun pihak Pimpinan PDAM Tirta Darma Ayu dikonfirmasi di nomor +62 878-7915-2*** sampai berita ini diterbitkan tidak ada respon dan diduga memilih diam.






