Kehidupan Maryam Fotret kelam Pemkab Serang di Era Digitalisasi

oleh -112 Dilihat
merah modern berita terkini youtube thumbnail 20260429 115404 0000 11zon

SERANG, Revolusinews.com – Sebuah potret kehidupan kelam ibu Maryam Warga Kampung Dukuh, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, harus bertahan melawan rasa pahit getir akan kondisi yang terhimpit ekonomi dan harus tinggal bersama ke 7 orang anak dan cucu di rumah lapuk yang sangat kecil dengan atap bocor, Selasa (28/04/2026).

Ironisnya kehidupan Maryam luput dari mata para pemangku kebijakan, seolah mata dan telinganya tertutup oleh urusan dan kesibukan mereka sendiri tanpa memperdulikan kehidupan warganya.

Dari potret kehidupan Maryam kita bisa menyimpulkan bahwa Sila kelima belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat.

Terkonfirmasi, Maryam sudah bertahun-tahun menghuni rumah tidak layak tersebut, sampai saat ini bantuan bangunan rumah layak huni tak kunjung hinggap padanya.

“Tak pernah dapat bantuan bangunan rumah pak, suami saya kerja serabutan untuk kebutuhan sehati hari saja sulit apa lagi buat bangun rumah, kami tinggal dirumah 7 orang bersama anak dan cucu, sedihnya kalau hujan bocor, dan harus tidur dengan berdesak desakan,” ujar Maryam.

“Saya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan rumah yang layak, untuk keluarga kami, agar anak dan cucu saya bisa tidur dengan nyaman,” harap Maryam.

Samahalnya yang diutarakan Samsu (Ketua RT) dirinya berharap ibu Maryam mendapatkan bantuan rumah layak huni, untuk keberlangsungan hidupnya.

“Saya melihat kondisi rumah ibu Siti Maryam sangat sedih, sungguh tidak layak huni, kalau hujan rumahnya bocor, saya berharap pemerintah daerah memberikan bantuan rumah yang layak untuk ibu Maryam,” tutur Samsu.

Reporter: Wahyu Ceko

No More Posts Available.

No more pages to load.