BEKASI, Revolusinews.com – Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Sumberjaya 02 diduga enggan memberikan tanggapan konfirmasi terkait realisasi APBD Kabupaten Bekasi TA 2022 sebesar Rp. 197.402.000, renovasi gedung sebesar Rp. 1.998.225.000., dan pengelolaan dana BOS tahun 2022 sebesar Rp. 573.184.701.
Menanggapi hal tersebut, selaku aktivis, Joko Purwanto mengatakan, apabila yang dilakukan oleh kepala sekolah SDN Sumberjaya 02 enggan memberikan keterangan dinilai tidak mematuhi Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008.
Di sisi lain, lanjutnya, sebagai awak media memiliki fungsi melakukan kontrol sosial sebagai jembatan untuk keterbukaan informasi publik terkait penggunaan ataupun pengelolaan anggaran pemerintah yang digunakan.
“Apabila kepala sekolah bungkam dengan tidak memberikan keterangan sebagai informasi publik sama halnya mengabaikan UU nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,” kata Joko kepada awak media yang dikutip pada Sabtu (24/12/2022).
Atas dasar tersebut, RNews mengkonfirmasi kepala sekolah SDN Sumberjaya 02, Yusilah Wilah melalui WhatsApp pada Selasa (20/12/2022) namun hingga saat ini Sabtu (24/12/2022) tidak ada tanggapan/jawaban dimana pesan WhatsApp telah dibuka/dibaca. Untuk lebih lanjutnya konfirmasi secara langsung ke sekolah namun Yusilah tidak menjawab.
Selanjutnya, RNews mengkonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Dr. H. Charwinda, M.Si, untuk dimintai tanggapan terkait sikap Kepala Sekolah SDN Sumberjaya 02 namun terkesan tertutup hingga berita ini ditayangkan.
Sebagai informasi yang diperlukan untuk keterbukaan informasi publik (Sumber: Arkas) yaitu APBD TA 2022, rincian 1 paket rehab total dan 11 item belanja sebagai berikut :
1. Rehab total Rp 1.998.225.000
2. Belanja alat pendukung olahraga Rp.53.678.000
3. Belanja modal mebel Rp.550.000
4. Belanja modal peralatan studio audio Rp.2.685.000
5. Belanja modal personal computer Rp.32.370.000
6. Belanja modal peralatan computer Rp. 2.297.000
7. Belanja alat ATK Rp.34.920.000
8. Belanja alat perlengkapan pendukung olahraga Rp.33.000.000
9. Belanja modal meubelair Rp 550.000
10. Belanja modal peralatan studio audio Rp.2.685.000
11. Belanja modal personal komputer Rp.32.370.000
12. Belanja modal peralatan komputer Rp.2.297.000.












