INDRAMAYU, Revolusinews.com – Kondisi bangunan UPTD SDN Cinini di Kabupaten Indramayu rusak berat diantaranya 2 ruangan kelas, perpustakaan dan fasilitas lainnya sangat memprihatinkan seakan tidak layak sebagai tempat belajar mengajar siswa-siswi generasi penerus bangsa.
Hal tersebut berdasarkan pantauan RNews saat mengunjungi UPTD SDN Cinini yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman nomor 56 Desa Sumbermulya Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat pada Rabu (15/2/2023).

Saat dikonfirmasi keberadaan Kepala Sekolah UPTD SDN Cinini, Satpam yang sedang membantu menyeberangkan siswa mengatakan bahwa kepala sekolah sedang rapat di luar.
Salah satu Guru UPTD SDN Cinini yang mengajar di kelas 6, Hanip saat dikonfirmasi perihal kondisi kedua bangunan kelas mengatakan bahwa ruang kelas siswa yang menghadap ke arah timur dan juga yang menghadap ke arah selatan kondisinya rusak berat.

“Pihak sekolah sudah mengajukan proposal ke pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. Dari pihak dinas sudah pernah datang ke sini untuk mengecek kondisi fisik bangunan sekolah,” kata Hanip pada Rabu (15/2/2023) sekira 10.36 WIB.
Dijelaskannya, gedung baru yang menghadap ke arah utara saat ini digunakan sebagai kantor yang mana sebetulnya gedung untuk Perpustakaan. “Gedung yang baru itu kita manfaatkan untuk kantor. Saat ini perpustakaan ada di barisan gedung kelas yang menghadap ke arah timur,” jelasnya.

Saat ditanya sudah berapa lamanya kondisi bangunan kelas yang rusak tersebut, ia menjawab kurang paham, karena dirinya mengajar di sekolah tersebut baru setahun.
“Saya kurang paham karena saya belum lama mengajar di sekolah ini, baru setahun saya ngajar di sini,” ungkapnya seraya mengatakan bahwa siswa kelas rendah yakni kelas 1, 2, dan 3 pulang sekolah jam 10.30 WIB. Untuk Siswa kelas tinggi yakni kelas 4, 5, dan 6 pulang sekolah jam 12.00 WIB.
Ia menambahkan, bangunan yang sekarang sudah dirobohan itu dulunya gedung rumah dinas Kepala Sekolah, karena kondisinya sudah rusak dan dikhawatirkan bangunannya runtuh maka bangunannya cuma dirobohkan saja.
Apabila kondisi hujan, kata Hanip, di area kedua bangunan kelas dan lapangan kondisi rembes karena di belakang sekolah lahan rawa dan lahannya yang rendah dibandingkan lahan disekitar sekolah sehingga air bekas hujan masuk ke lahan sekolah.
“Untuk selokan sekolah masih aktif cuma bila hujan air selokan tidak bisa membuang karena lahannya rendah,” pungkasnya mengakhiri pembicaraan.
Sebagai informasi, terpampang papan informasi dengan keterangan realisasi penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) UPTD SDN Cinini di Kabupaten Indramayu yang dipasang pada dinding depan kelas, tertera tandatangan Musta’in Antaf selaku Komite Sekolah, Untarih SPd SD selaku Kepala Sekolah, dan Iin Rohyati SPd. Informasi realisasi penggunaan dana BOS tahun 2021 tersebut tertera 31 Desember 2021. Adapun nilai anggarannya yakni Rp.134.145.000,-.











