Peserta PKN Laksanakan Kunjungan Lapangan Terkait Koperasi Merah Putih

oleh -308 Dilihat
oleh
img 20250911 wa0008

CILACAP, Revolusinews.com – Sebanyak 48 peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXV Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI melaksanakan kunjungan lapangan di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati Cilacap pada Senin (8/9/2025).

Rombongan diterima secara hangat oleh Bupati Cilacap, Dr. Syamsul Auliya Rachman, S.STP., M.Si. Pada kegiatan ini Dr. Giri Saptoaji, S.S., M.A. selaku Direktur Pembelajaran Manajerial Kepemimpinan LAN RI menjadi ketua rombongan kunjungan lapangan. Acara juga dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Acara dibuka dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya lalu dilanjutkan dengan pengantar dari ketua rombongan yang menyampaikan bahwa peserta PKN Tingkat I kali ini berasal dari 11 instansi, dalam hal ini 10 instansi pemerintah pusat dan 1 instansi pemerintah daerah.

Kunjungan lapangan kali ini dilaksanakan dalam rangka pendalaman pembuatan produk pembelajaran Policy Brief terkait Tata Kelola Koperasi Merah Putih. Tema PKN Tingkat I Angkatan LXV LAN RI Tahun 2025 adalah “Kepemimpinan Kolaboratif dalam Mendorong Transformasi Ekonomi, Tata Kelola dan Supremasi Hukum menuju Indonesia Maju”.

Dalam sambutan penerimaan kunjungan lapangan yang disampaikan, Bupati menyambut hangat dan menyampaikan selamat datang kepada para peserta yang sudah berkenan hadir langsung di Kabupaten Cilacap.

Di awal sambutannya beliau menjelaskan tantangan birokrasi yang dihadapi Pemkab Cilacap dan Prinsip Kerja BECUS dan TATAG (Bener, Eling, Cerdas, Ulet, Santun, Tidak Akan Korupsi dan Jual Beli Jabatan, Tidak Akan Melanggar Norma Sosial dan Agama, Gelem mematuhi Aturan serta Loyal pada Pimpinan) yang saat ini dilakukan untuk menguatkan nilai-nilai budaya kerja “BerAKHLAK”.

Pada prinsipnya, ada 3 masalah yang dihadapi dalam birokrasi pemerintahan yaitu tiga -tas (formalitas, seremonialitas, dan rutinitas). Melalui prinsip kerja BECUS dan TATAG, maka akan terbentuk serba -if (produktif, kreatif, dan inovatif).

Bupati Cilacap menyampaikan pula terkait perkembangan Program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Cilacap. Saat ini sudah terbentuk 269 Koperasi Desa (Kopdes) dan 15 Koperasi Kelurahan (Kopkel) yang seluruhnya sudah berbadan hukum. Saat ini sudah terdapat 32 unit Koperasi Merah Putih yang layanannya sudah efektif beroperasi dan ke depan aktivasi layanan di semua Kopdes dan Kopkel akan terus dikembangkan. Beliau juga memiliki ide untuk memadukan program Koperasi Merah Putih dengan program nasional lainnya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahan baku makanan bisa diambil dari Koperasi Merah Putih sehingga kelompok tani dan kelompok nelayan terkait bisa diberdayakan potensinya, lalu memicu ekonomi sirkular dalam program Koperasi Merah Putih.

Selanjutnya Paiman, S.Ag., M.Pd. selaku Plt. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Cilacap menjadi narasumber kunjungan lapangan. Paiman memaparkan materi “Tata Kelola Koperasi Merah Putih di Kabupaten Cilacap dalam Mendukung Visi Cilacap Maju dan Besar”. Setelah pemaparan diadakan sesi tanya jawab dengan Bupati Cilacap maupun narasumber. Pada salah satu pertanyaan, Bupati Cilacap menekankan bahwa terkait Koperasi Merah Putih akan dibentuk tim bina potensi.

Hal tersebut bertujuan agar kehadiran Koperasi Merah Putih fokus pada layanan yang belum dieksplorasi di wilayah tersebut sehingga tidak mematikan usaha atau bisnis eksisting pada wilayah tersebut. Koperasi Merah Putih dan BUMDes juga diharapkan tidak berjalan tumpang tindih sehingga optimalisasi kemitraan menjadi salah satu kunci strategi pengembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Cilacap.

Pada akhir sesi tanya jawab, Bupati Cilacap menegaskan bahwa Program Koperasi Merah Putih akan diintegrasikan dengan program nasional lain dan dikembangkan dalam kerangka sinergi penta helik sehingga semua elemen stakeholder dapat terlibat aktif dalam program tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.