42 Guru di Pemalang Ikuti Bimtek Transisi PAUD ke SD

oleh -902 Dilihat
oleh
img 20231211 wa0024

PEMALANG, Revolusinews.com – Kurang lebih 42 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) transisi PAUD ke SD yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Senin (11/12/2023).

Penjabat Plt Dinas Pendidikan Ismun Hadio,Spd. SD., melalui Kasi Paud Indra Sulistono, mengatakan, program merdeka belajar yang digulirkan pemerintah melalui Kemendikbudristek telah memberikan warna tersendiri bagi dunia pendidikan.

“Kebijakan merdeka belajar merupakan langkah untuk menstranformasi pendidikan demi terwujudnya sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan profil pelajar Pancasila. Program merdeka belajar yang digulirkan pemerintah melalui Kemendikbudristek telah memberikan warna tersendiri bagi dunia pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, pada episode ke-24 program merdeka belajar, yaitu menegaskan tentang transisi PAUD ke SD merupakan terobosan pemerintah, bagaimana mempermudah proses perpindahan peran anak sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD, dan penyesuaian diri anak dengan lingkungan belajar baru.

Transisi PAUD ke SD ini harus bisa membangun kepercayaan diri anak sebagai persiapannya memasuki tahapan pendidikan yang lebih tinggi, yakni jenjang SD. Oleh karena itu, dirinya sangat apresiasi kepada jajaran Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang yang telah mengambil langkah strategis untuk berupaya melaksanakan dan mengawal kebijakan merdeka belajar episode 24 transisi PAUD SD yang menyenangkan di Kabupaten Pemalang.

“Harapannya, miskonsepsi pembelajaran di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini yang selama ini terjadi di tengah masyarakat dapat diakhiri. Pada Merdeka Belajar episode ke-24 ini, supaya ditekankan adanya tiga perubahan, “yaitu, pertama menghilangkan tes calistung dalam PPDB SD,” harapnya.

Kemudian, perubahan yang kedua adalah menerapkan masa pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama. Sedangkan perubahan ketiga, satuan pendidikan siap menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak, yakni mengenal nilai agama dan budi pekerti serta keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi, selain kematangan emosi untuk kegiatan di lingkungan belajar.

“Mari jaga hak anak dengan memberi dukungan penuh pada gerakan transisi PAUD SD yang menyenangkan. Semoga cita cita untuk mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045 dapat terwujud untuk Indonesia maju,” tutup Indra Sulustio.

No More Posts Available.

No more pages to load.