Api Pembakaran Sampah Kembali Nyala, Bengkel Motor di Bantarsari Nyaris Terbakar

oleh -12 Dilihat
oleh
img 20260729 wa0031

CILACAP, Revolusinews.com – Sebuah bengkel motor nyaris terbakar akibat api pembakaran sampah yang terjadi di Dusun Karangreja, Desa Bulaksari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Senin (27/7/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan hasil pendataan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di samping bengkel sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah api dianggap padam, lokasi ditinggalkan. Namun, beberapa jam kemudian bara api diduga kembali menyala hingga membakar tumpukan sampah dan barang bekas di sekitar bengkel.

Melihat api membesar, saksi bernama Liliana langsung berteriak meminta pertolongan warga sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Sidareja.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan, Pos Damkar Sidareja menerima laporan dari warga dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi. Beruntung api berhasil dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang berarti.

“Petugas bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah menerima laporan. Saat tiba, api sudah berhasil dipadamkan warga menggunakan peralatan seadanya, sehingga petugas melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali,” kata Gatot, Rabu (29/7/2026).

Gatot menjelaskan, kebakaran tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa. Kerugian material juga nihil karena yang terbakar hanya sampah dan barang-barang bekas kendaraan bermotor.

Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak meninggalkan lokasi pembakaran sebelum api benar-benar padam. Sosialisasi mengenai penggunaan aplikasi Satkartaru SIAP serta nomor layanan Pos Damkar Sidareja juga dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran.

“Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat membakar sampah. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi untuk mencegah kebakaran yang dapat membahayakan lingkungan maupun permukiman,” ujar Gatot.

Dalam penanganan kejadian tersebut, personel yang diterjunkan yakni Taufik Al Maksum, Iwan Prastyo, Topik Hidayat, serta anggota Redkar Solihin. Seluruh proses penanganan berlangsung aman dan terkendali.