KOTA SERANG,Revolusinews.com- Lembaga Swadaya Masyarakat Relawan Anti Korupsi (LSM-REAKSI) Banten, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penyelidikan atas dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang yang sangat signifikan, dimana 4 tahun bapendda berdiri APBD kota serang tidak ada peningktan yang signifikan.sabtu (08/03/2025).
Topik Firdaus Selaku Ketua Umum LSM REAKSI dirinya menilai di bawah kepemimpinan Kepala Bapendda saat ini selama dirinya menjabat tidak ada perubahan signifikan selama 5 tahun.
“2021 nilai APBD Kota Serang sebesar 1,448 trilyun dan tahun 2025 sebesar 1,5trilyun, kami menduga telah terjadi penggelpan PAD, dimana kami sudah melakukan kajian, bahwa Kota Serang, dalam 5 tahun ke belakang sangat berkembang dari segi investasi di kota serang saat ini rumah sakit swasta, klinik, Hotel, Restoran, cafe dan barang jasa dan lain nya cukup berkembang pesat,belum dari parkir, tetapi APBD Kota Serang justru sebalik”,ucap Topik.
Dikatakan Topik saat ini pihaknya sedang mengumpulkan berkas untuk rujukan laporan pengaduan ke Aparat Penegak Hukum, untuk menindaklanjuti laporan atas dugaan kebocoran PAD Kota Serang.
“Kami sedang mengumpulkan data, untuk rujukan ke APH atas dugaan kebocoran PAD Kota Serang, dan kami berharap kepada APH agar segera melakukan penyelidikan atas dugaan kami terhadap Bapendda Kota Serang,” harapnya.
Reporter: Wahyu






