LEBAK,Revolusinews.com – Jika ada sosok yang percaya bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Yang lebih akrab di panggil (Citonk) sosok itu adalah Hasan Sadeli. Lahir pada 18 Oktober 1978, pria yang dikenal luas sebagai wartawan sekaligus pengusaha ini memilih jalan yang tidak biasa, menjadi jembatan bagi kemajuan wilayahnya, Rabu (23/09/2026).
Bagi banyak orang, profesi wartawan dan pengusaha sering dianggap berada di dua kutub berbeda—satu mengawasi, satu membangun. Namun di tangan Hasan Sadeli, keduanya justru disatukan dalam satu visi: percepatan pembangunan daerah melalui sinergi yang kuat.
Lebih dari Sekadar Menulis Berita
Sebagai wartawan, Hasan dikenal memiliki pandangan yang tajam dan kritis. Ia tidak asing dengan isu-isu lokal, mulai dari persoalan infrastruktur hingga tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat kecil. Namun, kritiknya tidak pernah berhenti di atas kertas. Inilah yang membedakannya, ia tidak hanya menuliskan masalah, tetapi juga aktif mencari solusi.
Semangat itulah yang membawanya dekat dengan berbagai dinas pemerintah. Kedekatan ini ia manfaatkan untuk memfasilitasi dialog. Ia paham bahwa regulasi dan program pemerintah hanya bisa berjalan efektif jika ada komunikasi yang lancar antara pembuat kebijakan dan masyarakat di lapangan.
Pengusaha dengan Jiwa Pendamping
Di sisi lain, sebagai seorang pengusaha, Hasan mengerti betul denyut nadi ekonomi masyarakat. Ia tahu bahwa ekonomi lokal ditopang oleh usaha-usaha kecil yang sering kali membutuhkan arahan dan dukungan.
Pengalaman inilah yang membentuk perannya sebagai seorang pendamping atau fasilitator. Hasan alias Citonk aktif turun langsung ke lapangan untuk mendampingi kelompok masyarakat, membantu mereka memahami alur birokrasi, dan memastikan aspirasi mereka sampai ke telinga para pengambil keputusan di dinas-dinas terkait.
Baginya, tugas seorang pendamping adalah menjadi penerjemah: menerjemahkan bahasa kebijakan agar mudah dipahami warga, dan menerjemahkan keluhan warga agar menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah.
Sinergi Tiga Pilar
Dedikasi Hasan Sadeli berfokus pada sinergi tiga pilar utama:
- Media sebagai kontrol sosial dan sarana edukasi publik.
- Bisnis sebagai penggerak ekonomi yang menciptakan kesejahteraan.
- Pemerintah sebagai regulator yang memberikan payung hukum dan fasilitas pembangunan.
Dengan pendekatan kolaboratif ini, Hasan tidak hanya membangun usahanya sendiri, tetapi juga ikut membangun kepercayaan antara rakyat dan pemerintah. Di usianya yang kini matang, ia tetap konsisten berada di lapangan—tempat di mana berita ditemukan, usaha dijalankan, dan pembangunan sesungguhnya diperjuangkan.
Penulis Red Rnews Banten






