HOT NEWS! Proyek Katering Rp1,3 M RSUD Pemalang Diduga Sudah Dikondisikan

oleh -406 Dilihat
inshot 20260408 235858388 (2)
Foto: RI, Selasa (7/4/2026) — Gedung RSUD dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang di Jalan Gatot Subroto No. 41, Pemalang, disorot publik menyusul dugaan pengondisian tender katering senilai Rp1,3 miliar.

PEMALANG, Revolusinews.com – Isu panas kembali mencuat dari pengelolaan anggaran daerah. Proyek katering bernilai Rp1,3 miliar di RSUD Pemalang kini jadi sorotan tajam setelah muncul dugaan adanya pengondisian dalam proses lelang, Selasa 7 April 2026.

Penelusuran jurnalis berinisial IM mengungkap indikasi kuat adanya pola berulang dalam proses tender tersebut. Dari hasil pengecekan ke sejumlah pihak, termasuk LPSE dan lingkungan RSUD terkait, ditemukan kejanggalan yang dinilai tidak wajar.

“Telah diketahui setiap tahun pesertanya itu saja, dan pemenangnya juga tidak pernah berubah,” ujar IM kepada media.

Kondisi ini langsung memicu kecurigaan publik. Pasalnya, dalam sistem lelang terbuka, seharusnya ada persaingan sehat yang memungkinkan munculnya pemenang yang berbeda dari waktu ke waktu.

Sumber internal yang enggan disebutkan identitasnya turut memperkuat dugaan tersebut. “Ini bagian keuangan pak, dan bukan kebetulan, tapi sudah seperti pola yang terus berulang,” ungkapnya.

Jika benar terjadi, praktik ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan keadilan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Dugaan adanya persaingan semu hingga pengaturan pemenang pun mencuat ke permukaan.

Praktisi hukum Dr.(c) Imam Subiyanto, S.H., M.H., CPM menilai kondisi ini sebagai sinyal serius. “Kalau sudah berulang, itu bukan lagi kebetulan, melainkan pola yang patut diduga sistemik,” paparnya.

Ia juga mengingatkan potensi konsekuensi hukum. “Bisa masuk ranah pidana jika ada penyalahgunaan kewenangan dan merugikan keuangan negara,” tegasnya.

Dengan nilai anggaran yang besar, proyek ini tidak hanya berdampak pada keuangan daerah, tetapi juga kualitas layanan bagi pasien rumah sakit. Hingga kini, pihak RSUD Pemalang belum memberikan keterangan resmi.

Sumber: Penelusuran awak media dan keterangan IM kepada media.

No More Posts Available.

No more pages to load.