Kenali Gejala Terpapar Radiasi Nuklir

oleh -29 Dilihat
oleh
img 20260620 wa0010


Oleh : Dede Farhan Aulawi pada 22 Mei 2025 yang dikutip Revolusi News, Sabtu 20/6/2026)

Revolusinews.com – Radiasi nuklir merupakan energi yang dipancarkan dari bahan radioaktif. Dalam kondisi tertentu, paparan radiasi yang berlebihan dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan manusia. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala-gejala paparan radiasi nuklir sejak dini agar penanganan medis dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Gejala paparan radiasi bergantung pada tingkat dosis yang diterima tubuh, lamanya paparan, serta bagian tubuh yang terkena. Pada paparan dosis tinggi, gejala awal yang sering muncul adalah mual, muntah, pusing, sakit kepala, dan rasa lemas yang tidak biasa. Gejala ini dapat muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah terpapar.

Selain itu, korban dapat mengalami gangguan pada kulit berupa kemerahan, rasa terbakar, atau luka yang sulit sembuh. Pada kasus yang lebih berat, rambut dapat rontok secara tiba-tiba akibat kerusakan sel-sel yang aktif membelah. Paparan radiasi juga dapat menurunkan jumlah sel darah putih sehingga daya tahan tubuh melemah dan risiko infeksi meningkat.

Dalam beberapa hari atau minggu setelah paparan, penderita mungkin mengalami demam, diare, perdarahan yang tidak normal, serta kelelahan ekstrem. Jika radiasi mengenai organ-organ vital dalam dosis sangat tinggi, kerusakan jaringan dapat terjadi dan mengancam keselamatan jiwa.

Paparan radiasi jangka panjang juga tidak boleh diabaikan. Meskipun gejala tidak langsung terlihat, radiasi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker, gangguan reproduksi, dan kelainan genetik pada keturunan.

Mengenali gejala paparan radiasi nuklir merupakan langkah penting dalam upaya mitigasi bencana dan perlindungan kesehatan. Apabila seseorang diduga terpapar radiasi, segera menjauh dari sumber paparan, lepaskan pakaian yang terkontaminasi, bersihkan tubuh dengan air dan sabun, serta segera mencari pertolongan medis. Kesadaran dan pengetahuan yang baik mengenai bahaya radiasi dapat membantu mengurangi dampak buruk yang ditimbulkannya.