Ratusan Petani Cilacap Gelar Diskusi Komitmen Dukung Pasangan Ganjar – Mahfud

oleh -288 Dilihat
img 20240121 wa0032

CILACAP, Revolusinews.com – Ratusan petani yang tergabung dalam Forum Petani Melek Demokrasi Binaan Balane Ganjar Cilacap bersama Relawan Balane Ganjar Kabupaten Cilacap menggelar pertemuan dan diskusi.

Dalam pertemuan dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Fraksi PDI-P, Samirun, Praktisi Hukum Didik Setiawan, Darimun Ketua Organisasi Gabungan Relawan Ganjar – Mahfud Se-Kabupaten Cilacap, Ir. Waluyo, Ketua Gapoktan Mrenek, Saiful Mahdi moderator sekaligus Caleg DPRD Propinsi Jawa Tengah, Sabtu (20/1/2024).

img 20240121 wa0033

Dalam diskusi dan pertemuan yang berlangsung di Gedung Gazena di Desa Kesugihan Kidul, Kecamatan Kesugihan tersebut, para peserta mendapat materi terkait hukum, demokrasi, pertanian dan juga figur dari Paslon no urut 3 Ganjar – Mahfud dari para narasumber yang hadir. 

Didik Setiawan selaku praktisi hukum menyampaikan, putusan MK RI yang memutuskan batas usia Capres dan Cawapres minimal 40 tahun atau sedang/pernah menjadi kepala daerah meskipun di bawah 40 tahun merupakan sebuah putusan kontroversial.

“Ini dibuktikan dengan Makhamah Kehormatan Makhamah Konstitusi (MKMK) RI telah memutuskan pencopotan status Hakim Anwar Usman dari jabatan sebagai Ketua MK RI karena munculnya putusan MK yang kontroversial tersebut,” jelasnya. 

“Oleh karena itu, pemimpin masa depan harus cakap moralnya, punya kemampuan pemimpin, pengetahuan dan wawasan yang luas serta punya integritas yang tidak diragukan,” sambung Didik. 

Sementara itu, Ketua Organisasi Gabungan Relawan Ganjar – Mahfud Se-Kabupaten Cilacap Darimun menyampaikan, bahwa kekeliruan pengambilan putusan yang dilakukan oleh MK RI sebagai lembaga peradilan negara dapat menimbulkan pertanyaan terkait netralitas lembaga negara.

“Belajar dari Pengalaman MK RI tersebut, masyarakat tentu sangat berharap kepada lembaga penegak hukum khususnya TNI/Polri untuk dapat bersikap netral pada Pemilu 2024 dan pihaknya meyakini bahwa TNI/Polri bersikap independen dan dapat bersikap netral dalam kontestasi Pemilu 2024,” katanya. 

Selain itu, dinamika demokrasi yang saat ini menarik dan perlu dicermati adalah pelaksanaan debat Capres. 

“Dalam pelaksanaan debat Capres pada 07 Januari 2024 yang membahas pertahanan keamanan memperlihatkan Ganjar memberikan fakta menarik terkait indeks kinerja pertahanan Indonesia. Ganjar tidak menyerang personal tertentu dan fokus sesuai bahasan dalam debat tersebut,” terang Darimun. 

Pada kesempatan itu, Samirun selaku narasumber lain, mensosialisasikan dan memperkenalkan figur Ganjar – Mahfud yang berasal dari latar keluarga merakyat serta telah memiliki pengalaman dan track record jelas di legislatif dan eksekutif telah dijalankan dengan baik. Mahfud pernah menduduki lembaga Yudikatif Ketua MK. 

“Ganjar dan Mahfud merupakan seorang aktivis yang mengerti persoalan untuk mewujudkan, apa yang menjadi mimpi dari masyarakat Indonesia ke depan, serta akan memperbaiki apa yang kurang dengan tujuan melanjutkan dan menyelesaikan program kerja kepemimpinan periode ini yang belum tuntas,” ungkap Samirun

Di tempat sama Ketua Gapoktan Desa Mrenek Ir. Waluyo menyampaikan, permasalahan kelangkaan pupuk bersubsidi merupakan masalah nasional dan Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan pupuk nasional.

“Hal tersebut diperparah dengan kendala impor bahan baku atau pupuk karena dampak dari perang yang terjadi di Rusia dan Ukraina, sebagai pihak penyedia pupuk ke Indonesia,” tuturnya. 

Dirinya menambahkan, program Ganjar – Mahfud untuk menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok dengan tiga strategi utama. 

“Pertama, memperkuat data pertanian Indonesia, kedua menghadirkan peta komoditas Indonesia dan ketiga menyediakan bantuan sarana produksi pertanian bagi petani,” tandas Waluyo. 

Akhir dari acara dilanjut dengan pembacaan deklarasi dukungan terhadap pasangan Ganjar – Mahfud yang dipimpin oleh Ir. Waluyo sembari membentuk simbol tiga jari sebagai simbol dari pasangan Ganjar – Mahfud.