Tingkatkan Pelayanan, Camat Panawangan Budayakan Koordinasi Antar Instansi

oleh -16 Dilihat
oleh
img 20260619 wa0002



CIAMIS, Revolusinews.com – Pemerintah Kecamatan Panawangan terus berupaya memaksimalkan pelayanan publik dan perlindungan sosial bagi masyarakat. Langkah strategis yang digalakkan Camat Panawangan Kusdinar S.IP sebagai upaya membudayakan koordinasi dan sinergitas yang erat antar berbagai instansi dan lembaga agar bantuan dan pelayanan khususnya bagi warga yang kurang mampu dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan tidak terhambat urusan administrasi.

Camat Panawangan, Kusdinar SIP, mengatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat, terutama mereka yang hidup di garis kemiskinan, adalah prioritas utama pemerintah kecamatan. Menurutnya, permasalahan warga sering kali tidak bisa diselesaikan sendiri oleh satu instansi saja, melainkan butuh dukungan dan kerja sama dari banyak pihak, mulai dari Puskesmas, Sekolah, Dinas Sosial, hingga pihak desa dan kelurahan.

“Kami ingin menanamkan budaya kerja sama. Tidak boleh ada sekat antar instansi. Kalau ada warga yang sakit dan tidak mampu biaya berobat, ada yang kesulitan mengurus dokumen, atau ada yang butuh bantuan sosial, kita duduk bersama, berkoordinasi, dan cari jalan keluarnya. Jangan sampai warga yang sedang susah justru dipersulit dengan urusan birokrasi atau saling lempar tanggung jawab,” ujar Camat  Jumat (19/6/2026).

Dalam praktiknya, koordinasi yang dibudayakan ini sudah mulai menunjukkan hasil nyata. Sebagai contoh, baru-baru ini ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk keringanan biaya pengobatan. Berkat komunikasi intens antara pihak Kecamatan, Pemerintah Desa, dan Puskesmas setempat, permasalahan administrasi yang sempat menjadi kendala segera diselesaikan. Warga tersebut akhirnya mendapatkan hak pelayanan kesehatannya dengan lancar tanpa harus menunggu lama atau mengeluarkan biaya.

Camat Kusdinar S.IP menambahkan, melalui pola koordinasi ini, data warga kurang mampu pun menjadi lebih akurat dan terintegrasi. Hal ini memudahkan penyaluran bantuan agar tidak ada yang terlewatkan atau salah sasaran.

“Kami memastikan setiap laporan dari bawah, dari RT, RW, hingga Kepala Desa,dan Warga langsung kami tindaklanjuti dengan berkoordinasi ke instansi teknis terkait. Semuanya kami gerakkan satu tujuan: menolong warga yang benar-benar membutuhkan uluran tangan negara,” jelasnya.

Warga Desa  Panawangan pun mengaku sangat terbantu dengan adanya perubahan cara kerja yang lebih terpadu ini. Salah satu warga penerima manfaat mengucapkan terima kasih karena urusan yang biasanya memakan waktu, kini bisa diselesaikan dalam hitungan jam berkat kerja sama yang baik antar instansi.

Menanggapi hal tersebut, Camat Kussinar berjanji akan terus memelihara dan memperkuat budaya koordinasi ini. Ia berharap seluruh jajaran pemerintahan di wilayahnya tetap rendah hati dan hadir menjadi solusi bagi masyarakat.

“Tugas kita adalah melayani. Kalau dengan bekerja sama antar instansi warga bisa terbantu, maka itulah cara kerja yang harus kita pertahankan dan kita budayakan terus-menerus. Warga yang tidak mampu harus kita lindungi, agar mereka tetap bisa mengakses hak dasarnya, baik itu kesehatan, pendidikan, maupun kesejahteraan,” tutupnya.